Makna Shalat Menurut Etimologi dan Terminologi Syar'i

Makna Shalat Menurut Etimologi dan Terminologi Syar'i

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


Segala puji bagi Allah Subhanahu Wata'Ala yang telah menjadikan shalat sebagai tiang agama dan ibadah untuk mengingat-Nya. Shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad Shalallahu Alaihisalam, keluarganya, sahabatnya dan juga para pengikutnya hingga hari kiamat.

Dengan mengharap ridha Allah Subhanahu Wata'ala, kali ini Kangdede berkesempatan untuk menulis blog seputar agama Islam. Agama yang saat ini dan Insyaa Allah akan terus Kangdede anut hingga akhir hayat.

Tema pembahasan pada blog kali ini adalah seputar permasalahan shalat. Mengapa harus shalat? Seperti yang telah Kangdede ungkapkan diatas, karena shalat adalah tiang agama dan salah satu ibadah untuk mengingat Sang Maha Kuasa.

Insyaa Allah, Blog ini akan Kangdede isi dengan ilmu-ilmu syar'i khususnya mengenai panduan tata cara shalat dari sumber yang dapat dipercaya dan tentu saja merujuk pada dalil-dalil Alqur'an dan Sunnah.

Semoga Allah Subhanahuwata'ala memberikan tufiq, hidayah dan kekuatan kepada Kangdede untuk menuntaskan blog ini, sebagai salah satu sarana dakwah Kangdede dalam menyebarkan ajaran agama Islam yang sesuai yang diajarkan Nabi Muhammad dan para salafus shalih.

A. Arti Shalat Menurut Etilomogi


Shalat menurut etimologi (bahasa) artinya Do'a. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Firman Allah Subhanahu wata'ala didalam Surah At-Taubah : 103 sebagai berikut :

.......وَصَلِّ عَلَيْهِمْ

Artinya : "dan berdo'alah untuk mereka"

Hal serupa (shalat = do'a) disebutkan dalam Sabda Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi wasalam :

إِذَا دُعِىَ أَحَدُكُمْ فَلْيُجِبْ فَإِنْ كَانَ صَائِمًا فَلْيُصَلِّ وَإِنْ كَانَ مُفْطِرًا فَلْيَطْعَمْ

“Jika salah seorang di antara kalian diundang makan, maka penuhilah undangan tersebut. Jika dalam keadaan berpuasa, maka do’akanlah orang yang mengundangmu. Jika dalam keadaan tidak berpuasa, santaplah makanannya.” (HR. Muslim no. 1431)

Apabila kita perhatikan dengan seksama, bacaan-bacaan shalat dari awal takbiratul ihram hingga salam, maka kita akan mendapati bahwa bacaan-bacaan shalat merupakan do'a.

B. Arti Shalat Menurut Terminologi Syar'i

 Sedangkan menurut terminologi syariat, salat bermakna serangkaian kegiatan ibadah khusus atau tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Ibadah shalat yang sering kita lakukan sehari-hari antara lain shalat fardhu, shalat sunnah, shalat jum'at, shalat jenazah dan juga sujud tilawah dan sujud syukur apabila dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam.

Demikian Arti dan Makna Shalat menurut Etimologi dan Terminologi Syar'i. Insyaa Allah akan kita sambung pada artikel selanjutnya.

Belum ada Komentar untuk "Makna Shalat Menurut Etimologi dan Terminologi Syar'i"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel